BE YOURSELF.
by tulisanelis.
#bagikisah
-----*-----
Hai!
Apa kabar kalian semua yang selalu setia membaca tulisan-tulisan singkat ini? Aku harap kalian selalu sehat dan bahagia ya :)
Sebelumnya, maaf banget kalau aku jarang posting #bagikisah ini karena berbagai faktor. Tapi aku pun selalu berusaha untuk meluangkan waktu menulis #bagikisah lagi. Aku nggak akan berhenti untuk berbagi kisah yang sekiranya akan memotivasi kalian atau bahkan menginspirasi kalian yang membacanya. So, happy reading ~
By the way, pembahasan kali ini tentang "cukup jadi diri sendiri aja ya," (be yourself and love yourself too, don't be someone else when you see them).
Saat aku mengetik tulisan ini, aku baru saja menemukan sebuah postingan di sosial media yang sangat membuat aku termotivasi untuk merangkai tulisan singkat ini. Tulisan itu berisi: "Kamu nggak perlu jadi siapa-siapa untuk dicintai. Kamu nggak perlu jadi superstar ataupun menjadi manusia yang paling cantik dan ganteng. Kamu hanya perlu mencari seseorang yang mencintai kekurangan kamu."
Dari kalimat itu, aku langsung teringat akan diri aku sendiri yang masih punya banyak banget kekurangan dan sejujurnya akan selalu seperti itu, karena manusia diciptakan sudah memiliki kelebihan dan kekurangan, bukan? Jangankan manusia, semua hal aja pasti punya nilai positif dan negatifnya tersendiri, tergantung dari sisi mana kita melihat dan menilainya.
Aku yakin kalian pasti pernah baca ataupun dengar kalimat yang serupa dengan yang aku ketik tadi. Karena pastinya juga ada banyak orang baik yang selalu dan masih ingin menyampaikan hal-hal baik untuk kita semua. Sama seperti aku yang selalu ingin berbagi ke kalian lewat tulisan singkatku ini.
Dengar kata be yourself yang sudah sangat sering terjamah saja, kita masih suka lupa untuk melakukannya. Kita masih sering berkeinginan untuk menjadi seperti orang lain, seperti mereka yang cantik/ganteng, pintar, rajin, berprestasi, sukses, dan lain hal sebagainya. Aku pernah bahas sedikit tentang rupa cantik/ganteng di #bagikisah eps. insecure. Tapi balik lagi, aku nggak akan pernah berhenti untuk mengingatkan kita semua (termasuk diriku sendiri) untuk lebih memperhatikan diri sendiri daripada memperhatikan orang lain.
Kalau satu dari kalian ada yang bertanya: "Kak, gimana caranya supaya kita bisa belajar menjadi diri sendiri?". Jawabanku singkat saja: "KE-PA-LA". Kok kepala, kak? Hehe.. bukan kepala itu ya maksud aku, tapi kenali dan pahami dirimu sendiri terlebih dahulu kemudian lakukan segala sesuatu untuk dirimu sendiri bukan untuk atau karena orang lain.
Lakukan apapun yang kamu sukai, mulai dari hobby, cita-cita, ataupun target hidupmu sekalipun. Jangan terpaku dengan orang lain yang sering kalian lihat dari luarnya saja. Mereka yang cantik atau ganteng, mungkin saja kalanya mereka pernah ada di posisi kalian yang tidak terlihat seperti mereka sekarang, itupun mereka kemungkinan merawat diri mereka sendiri untuk menjadi versi terbaik mereka. Mereka yang berprestasi atau pintar pun pasti pernah merasakan yang namanya gagal, malas, bahkan putus asa, tapi mereka kembali bangkit dan menjadi versi terbaik mereka yang sekarang kalian lihat.
Saranku, jika kalian ingin sama seperti mereka (cantik atau ganteng, kurus atau gemuk, pintar dan berprestasi, sukses, dan lain sebagainya) boleh banget kok, tidak ada yang melarang hak kalian untuk menjadi seperti demikian. Hanya saja, saranku adalah jadilah versi dirimu sendiri. Kalian boleh melihat orang lain tapi cukup menjadikan orang lain itu sebagai patokan kalian. Sekedar inspirasi atau motivasi saja. Misalnya, kalian memiliki teman yang cantik dari segi fisiknya yang memiliki tubuh ideal. Nah, pasti kalian memiliki rasa untuk ingin seperti teman kalian itu, kan? (kalau memang ingin seperti itu, kalian boleh banget lakukan diet atau mengurangi makan kalian) tapi niat itu harus diawali dengan tujuan yang baik pula. Kalian melakukan diet itupun harus untuk diri kalian sendiri. Bukan karena kalian ingin seperti mereka, tapi karena kalian ingin menjaga kesehatan tubuh kalian. Nah, hal itulah yang aku sebut boleh.
Kenapa aku katakan demikian? Karena menurut pendapatku sendiri, kalau kalian berjuang untuk mendapatkan hasil yang kalian inginkan karena terpaku pada orang lain, kalian hanya akan merasa puas dengan hasil itu dalam jangka waktu pendek (sesaat). Berbeda dengan hasil yang kalian raih karena keinginan atau niat yang baik dari dalam diri kalian sendiri (tidak atas dasar dari orang lain) itu jauh akan lebih memuaskan diri kalian sendiri (jatuhnya kalian akan lebih bahagia karena efeknya jangka panjang). By the way, ini pendapatku ya. Kalau kalian ada pendapat sendiri, boleh banget tulis di kolom komentar :)
Ingat ya, be yourself and love yourself too!♡
-----*-----
Salam hangat,
Elisabeth Cionia.
Komentar
Posting Komentar